Pages

Malu padaMu



Termenung sendiri di luar tingkap. Memandang ciptaan ALLAH yang maha agung. Hebat sungguh ciptaanNya. Segalanya indah belaka. Musim berganti musim. Daun luruh dan tumbuh. Semuanya sesuai dengan aturannya.

Bila memandang diri, terasa malu dan hina. Malu sekali. Selepas mandi di lautan taubat terjun semula ke lumpur maksiat. Allah Allah Allah.  Berulang kali berdoa memohon ampun dosa yang sama.

Sampai bila akan begini?

Nikmat tak pernah terhenti meski hati berulang kali mati. Perasaan malu makin tebal setiap hari.

Mencemar hati setiap hari. Membersih dan lalu mengotorinya kembali.



Menyoal pada diri..


Ya Allah, hamba jenis apakah aku ini?  


Ketika nikmat yang Engkau anugerahkan kepadaku. aku lalai padaMu
Namun, tika dugaan yang datang kepadaku. aku meraung menyeru namaMu.


Allahurabbi.


HambaMu ini malu padaMu ya Allah


Malu semalunya.


"Allah tidak pernah mengecewakan kita, tetapi kita yang selalu mengecewakan Allah"


Peringatan untuk diri yang selalu lalai dengan duniawi. 
Ampunkan daku wahai Tuhan yang Maha Mengasihani. :(




Ya Allah! 
Hidupkanlah daku sekiranya kehidupan itu baik untukku. 
Matikanlah daku jika kematian itu baik untukku.





3 comments:

Healer said...

subhanallah,kata2 indah berupa nasuhat dan teguran.kita selalu lupa,ada yang maha Melihat.teguran bermakna.post yang bermanfaat :)

syafa mohamed said...

assalamualaikum wbt adik naqib...

short,simple but meaningful handwritten..
semoga Allah juga menguatkan adik disana...jaga diri,jaga iman,jaga hati,jaga amal;)

Muhammad Adam bin Roslan said...

assalamu'alaikum
http://adamros.blogspot.com/
follow saya.. :))

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...